Sawit… sawit… dan sawit… itulah pemadangan yang sangat luas di kebun Citra Borneo Indah (CBI) ini. Sebernya aku
sudah agak bosan kalau melihat pohon kelapa sawit ini karena hampir seluruh
bumi Kalimantan ini sudah ditumbuhi oleh kerabat dekat Cocos
nucifera ini.
Tapi Perasaan
terbesarku kali ini adalah perasaan yang sudah lumrah bagi penumpang bus. Yap,
perasaan mabuk. Perasaan mabuk ini yang paling kubenci, padahal Cuma dua jam
dari Kantor Redaksi BorneoNews ke CBI. Perasaan mabuk makin parah karena saat
naik bus, banyak terjadi hentakan keras dengan jalan. Kepalaku sudah mulai
pusing dan keringat dingin ditambah lagi pada saat sampai ke CBI, pasir-pasir
berterbangan hampir mirip dengan badai pasir di gurun pasir yang menyesakkan
nafas.
Jam tanganku menunjukkan pukul 12.00 WIB. Kudengar bus berhenti di sebuah
kompleks yang mengelilingi sebuah taman mini. Ternyata, kami sudah sampai di
tujuan. Tidak kusangka Sulung Istitute seperti ini bentuknya.. rapi, indah dan
asri. Rasa Mabukku hilang sudah ketika duduk di kebun mini itu. Tidak lama kemudian kami disuruh untuk berkumpul di
aula untuk membahas tentang perkebunan sawit.
i.
Mengenal Tentang Pohon Kelapa Sawit
serabut
|
Kernel
|
Tutor kami, Pak Dodi
Mulyanto menyaikan bahwa Indonesia adalah pengasil minyak kelapa sawit terbesar
no. 1 di dunia karena pada tahun 2008 berhasil menyalip Malaysia yang dulunya
menduduki peringkat pertama. Kami juga mengetahui bahwa sebenarnya kelapa sawit
tidak terlalu membahayakan lingkungan bila diolah dengan ketentuan yang telah
ada di standard internasional tentang lingkungan. Pak Dodi menjelaskan bahwa
dari segi kesehatan, keramahan lingkungan, lahan yang diperlukan, dan dalam
segi harga. Kelapa sawit adalah tanaman terbaik dalam segala hal tersebut
daripada tumbuhan penghasil minyak lainnya seperti kacang kedelai, bunga
matahari dll. Ternyata pohon
kelapa sawit tidak tumbuh di sembarang tempat. Karena kelapa sawit memerlukan
curah hujan yang tinggi dan biasanya suka hidup di daerah dekat garis
khatulistiwa. Dan tahukah kamu bahwa untuk mendapatkan CPO(Crude Palm Oil) dan
PKO (Palm Kernel Oil) dari brodolan sawit diperlukan proses pemerasan? tahukah
juga kamu produk turunan dari CPO (Crude Palm Oil)?
Gambar diatas menujukkan
proses pengolahan kelapa sawit sampai menjadi bahan-bahan yang berguna. Itulah
sedikit dari sugudang informasi yang diberikan Pak Dodi Mulyanto kepada kami.
ii. Unjuk Bakat yang Seru
Perasaan bosanku sudah mulai menggeliat di dalam hatiku
karena hanya duduk dan berpangpang di depan laptopku. Tapi, ternyata tidak
kusangka ada unjuk bakat yang berhadiah doorprize. Hadiah ini diberikan kepada
1 kelompok yang paling kompak dan keren diantara 5 kelompok. Karena aku di
kelompok 2 jadi kami dimpimpin oleh Afid Briliana Putra untuk menyusun apa yang
akan dipertunjukkan di depan kelompok lain dan kami pun setuju membuat lagu
untuk unjuk bakat kami dengan menggunakan nada balonku ada lima.
Kami mendapat giliran ke dua karena ketua kelompok kami,
Qabli mendapat kertas yang menunjukan angka dua. Dalam hatiku tersirat, memang
sialkam kelompok ini, udah belum hapal pula lagunya dapat giliran 2 lagi,
haduhh. Kelompok no.5 memulai unjuk bakat dengan menyanyikan lagu dangdut.
Setelah selesai kamilah kelompok berikutnya, mungkin kamilah kelompok yang
tidak kompak dan tidak terlalu hapal lirik lagunya.
Setelah kami duduk dengan malunya karena tidak bagusnya
pertunjukkan kami. Kelompok lainnya menunjukkan bakat mereka dengan bagus
sampai ada yang break dance. Tapi unjuk bakat kami hanya sebentar saja karena
dilanjutakan pelajaran Jurnalistik oleh Pak Dewantara.
iii. Pelajaran Jurnalistik yang
tidak membosankan
Kalau kalian melihat koran, kalian pernah berpikir tidak
bagaimana cara merangkai berita supaya menarik perhatian para pembaca? Nah pada
saat kami di CBI kami juga diberikan pelajaran singkat tentang jurnalistik.
Pelajaran jurnalistik memang hanya sebagaian saja yang dipakai dalam penulisan
blog. Tapi pak Dewan menjelaskan bahwa kita harus menulis sebanyak banyaknya
tulisan dengan otomatis kita akan sedikit demi sedikit menghasilkan tulisan
yang bisa menarik perhatian orang. Karena pada setiap hari pada setiap manusia
memiliki 50.000 ide tetapi hanya sedikit orang yang mau memanfaatkanya dan
menuliskannya.
Pak Dewan juga mengajarkan kepada kami definisi dari koran,
jenis jenis berita yaitu,
a.
Straight News (Hard News)
Yaitu berita yang dimuat di
bagian paling awal
b.
Soft News
Yaitu berita lanjutan dari
Hard News
c.
Feature /berita kisah
Dalam berita kisah kita bisa
menceritakan berita dalam kisah yang panjang ataupun pendek.
Pak Dewan juga menjelaskan anatomi berita yaitu :
a.
Judul berita
Judul berita harus yang paling
menarik dan paling berpengaruh
b.
Teras berita
c.
Body berita
Jurnalistik adalah sesuatu hal yang memang harus sesuai
fakta, dan fakta itu dapat di ambil dari :
a.
Observasi Langsung
b.
Proses Wawancara
c.
Pencarian dan penelitian dari sumber yang terpercaya
d.
Partisipasi dalam berita
Yaitu, kita ikut mengalami
peristiwa tersebut jadi, kita dapat membuat berita dari peristiwa yang kita
alami itu.
Itulah sedikit informasi yang
bisa disampaikan oleh pak dewantara yang mungkin tidak dapat kita temukan di
pelajaran sekolah biasa.

Tidak ada komentar:
Posting Komentar