#menubar{ width:900px; height:32px; background:#de360f; margin: 0 auto; } #menubar ul{ float:left; margin:0; padding:0; } #menubar li{ float:left; list-style:none; margin:0; padding:0; } #menubar li a, #menubar li a:link{ border-right:1px solid #F0512D; float:left; padding:8px 12px; color:#fff; text-decoration:none; font-size:13px; font-weight:bold; } #menubar li a:hover, #menubar li a:active, #menubar .current_page_item a { color:#ffa500; text-decoration:underline; } #menubar li li a, #menubar li li a:link, #menubar li li a:visited{ font-size: 12px; background: #de360f; color: #fff; text-decoration:none; width: 150px; padding: 0px 10px; line-height:30px; } #menubar li li a:hover, #menubar li li a:active { background: #F0512D; color: #ffa500; } #menubar li ul{ z-index:9999; position:absolute; left:-999em; height:auto; width:170px; margin-top:32px; border:1px solid ##F0512D; } #menubar li:hover ul, #menubar li li:hover ul, #menubar li li li:hover ul, #menubar li.sfhover ul, #menubar li li.sfhover ul, #menubar li li li.sfhover ul{ left:auto } #menubar li:hover, #menubar li.sfhover{ position:static }

Sabtu, 18 Agustus 2012

Part 2 : Pelatihan blog di Pangkalan Bun : Rekreasi ke Kebun Kelapa Sawit yang Ekstrim



Sawit… sawit… dan sawit… itulah pemadangan yang sangat luas di kebun  Citra Borneo Indah (CBI) ini. Sebernya aku sudah agak bosan kalau melihat pohon kelapa sawit ini karena hampir seluruh bumi Kalimantan ini sudah ditumbuhi oleh kerabat dekat  Cocos nucifera ini.
 Tapi Perasaan terbesarku kali ini adalah perasaan yang sudah lumrah bagi penumpang bus. Yap, perasaan mabuk. Perasaan mabuk ini yang paling kubenci, padahal Cuma dua jam dari Kantor Redaksi BorneoNews ke CBI. Perasaan mabuk makin parah karena saat naik bus, banyak terjadi hentakan keras dengan jalan. Kepalaku sudah mulai pusing dan keringat dingin ditambah lagi pada saat sampai ke CBI, pasir-pasir berterbangan hampir mirip dengan badai pasir di gurun pasir yang menyesakkan nafas.
Jam tanganku menunjukkan pukul 12.00 WIB. Kudengar bus berhenti di sebuah kompleks yang mengelilingi sebuah taman mini. Ternyata, kami sudah sampai di tujuan. Tidak kusangka Sulung Istitute seperti ini bentuknya.. rapi, indah dan asri. Rasa Mabukku hilang sudah ketika duduk di kebun mini itu. Tidak  lama kemudian kami disuruh untuk berkumpul di aula untuk membahas tentang perkebunan sawit.

i.      Mengenal Tentang Pohon Kelapa Sawit
serabut
Kernel
Apa yang kalian bayangkan tentang pohon kelapa sawit?  Pohon yang tinggi dan seperti kelapa yang bisa menghasilkan minyak? Pada saat setelah kami beristrahat kami diajak untuk mengenal kelapa sawit mulai dari keuntungan, kerugian sampai tentang Indonesia yang mampu menghasilkan tanaman yang benama latin Eleaeis guineesis ini.
Tutor kami, Pak Dodi Mulyanto menyaikan bahwa Indonesia adalah pengasil minyak kelapa sawit terbesar no. 1 di dunia karena pada tahun 2008 berhasil menyalip Malaysia yang dulunya menduduki peringkat pertama. Kami juga mengetahui bahwa sebenarnya kelapa sawit tidak terlalu membahayakan lingkungan bila diolah dengan ketentuan yang telah ada di standard internasional tentang lingkungan. Pak Dodi menjelaskan bahwa dari segi kesehatan, keramahan lingkungan, lahan yang diperlukan, dan dalam segi harga. Kelapa sawit adalah tanaman terbaik dalam segala hal tersebut daripada tumbuhan penghasil minyak lainnya seperti kacang kedelai, bunga matahari dll.          Ternyata pohon kelapa sawit tidak tumbuh di sembarang tempat. Karena kelapa sawit memerlukan curah hujan yang tinggi dan biasanya suka hidup di daerah dekat garis khatulistiwa. Dan tahukah kamu bahwa untuk mendapatkan CPO(Crude Palm Oil) dan PKO (Palm Kernel Oil) dari brodolan sawit diperlukan proses pemerasan? tahukah juga kamu produk turunan dari CPO (Crude Palm Oil)?









Gambar diatas menujukkan proses pengolahan kelapa sawit sampai menjadi bahan-bahan yang berguna. Itulah sedikit dari sugudang informasi yang diberikan Pak Dodi Mulyanto kepada kami.
ii.     Unjuk Bakat yang Seru
Perasaan bosanku sudah mulai menggeliat di dalam hatiku karena hanya duduk dan berpangpang di depan laptopku. Tapi, ternyata tidak kusangka ada unjuk bakat yang berhadiah doorprize. Hadiah ini diberikan kepada 1 kelompok yang paling kompak dan keren diantara 5 kelompok. Karena aku di kelompok 2 jadi kami dimpimpin oleh Afid Briliana Putra untuk menyusun apa yang akan dipertunjukkan di depan kelompok lain dan kami pun setuju membuat lagu untuk unjuk bakat kami dengan menggunakan nada balonku ada lima.
Kami mendapat giliran ke dua karena ketua kelompok kami, Qabli mendapat kertas yang menunjukan angka dua. Dalam hatiku tersirat, memang sialkam kelompok ini, udah belum hapal pula lagunya dapat giliran 2 lagi, haduhh. Kelompok no.5 memulai unjuk bakat dengan menyanyikan lagu dangdut. Setelah selesai kamilah kelompok berikutnya, mungkin kamilah kelompok yang tidak kompak dan tidak terlalu hapal lirik lagunya.
Setelah kami duduk dengan malunya karena tidak bagusnya pertunjukkan kami. Kelompok lainnya menunjukkan bakat mereka dengan bagus sampai ada yang break dance. Tapi unjuk bakat kami hanya sebentar saja karena dilanjutakan pelajaran Jurnalistik oleh Pak Dewantara.

iii.   Pelajaran Jurnalistik yang tidak membosankan
Kalau kalian melihat koran, kalian pernah berpikir tidak bagaimana cara merangkai berita supaya menarik perhatian para pembaca? Nah pada saat kami di CBI kami juga diberikan pelajaran singkat tentang jurnalistik. Pelajaran jurnalistik memang hanya sebagaian saja yang dipakai dalam penulisan blog. Tapi pak Dewan menjelaskan bahwa kita harus menulis sebanyak banyaknya tulisan dengan otomatis kita akan sedikit demi sedikit menghasilkan tulisan yang bisa menarik perhatian orang. Karena pada setiap hari pada setiap manusia memiliki 50.000 ide tetapi hanya sedikit orang yang mau memanfaatkanya dan menuliskannya.
Pak Dewan juga mengajarkan kepada kami definisi dari koran, jenis jenis berita yaitu,
a.       Straight News (Hard News)
Yaitu berita yang dimuat di bagian paling awal
b.      Soft News
Yaitu berita lanjutan dari Hard News
c.       Feature /berita kisah
Dalam berita kisah kita bisa menceritakan berita dalam kisah yang panjang ataupun pendek.
Pak Dewan juga menjelaskan anatomi berita yaitu :
a.       Judul berita
Judul berita harus yang paling menarik dan paling berpengaruh
b.      Teras berita
c.       Body berita
Jurnalistik adalah sesuatu hal yang memang harus sesuai fakta, dan fakta itu dapat di ambil dari :
a.       Observasi Langsung
b.      Proses Wawancara
c.       Pencarian dan penelitian dari sumber yang terpercaya
d.      Partisipasi dalam berita
Yaitu, kita ikut mengalami peristiwa tersebut jadi, kita dapat membuat berita dari peristiwa yang kita alami itu.
Itulah sedikit informasi yang bisa disampaikan oleh pak dewantara yang mungkin tidak dapat kita temukan di pelajaran sekolah biasa.
Waktu menunjukan pukul 17.00 kami dipersilahkan istirahat di tempat kami tinggal sementara di CBI sambil menunggu waktu buka puasa. Kami pada malamnya hanya diberi tugas untuk merancang isi blog kami dan istirahat karena kami besok akan ada tour yang mewajibkan kami untuk bangun pagi-pagi



.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar