Wisata kebuan apa yang pernah
kalian alami? Wisata kebun semangka, melon atau apel? Pasti asyik wisata kebun
itu karena kita diajak melihat tanaman yang bisa menyejukkan alam sekitar dan
lahan yang sangat asri.
Di bumi kalimantan juga ada
wisata kebun lo.. kebun ini tidak bisa langsung dimakan buahnya seperti pada
umumnya tanaman semangka dan buah-buahan lainnya. Kalian sudah tahu wisata
kebun apa? Yap inilah wisata kebun kelapa sawit. Pohon yang bisa mengurangi
angka penganguran ini memang memiliki banyak manfaat. Ingin tahu wisata kebun
kelapa sawit seperti apa serunya? Yuk, baca artikel ini…
i.
Tour agro in Citra Borneo Indah
Kalian sudah tahu Citra Borneo Indah itu apa? Itu lho
sebuah perusahaan perkebunan kelapa sawit besar yang berada di kecamatan
Pangkalan Lada, di daerah Kenambui, kabupaten Kotawaringin Barat. Seperti yang
sudah keceritakan di part 2 sebelumnya kami kesini dalam rangka pelatihan blog
dan sekaligus pengalaman kami disini akan dimuat di blog kami masing-masing.
Kami bangga bisa memasuki kawasan perkebunan kelapa sawit ini karena CBI sudah
memiliki sertifikat yang menyatakan bahwa perkebunan kelapa sawit ini menjamin
mutu, kemanan kesehatan, dan kenyamanan lingkungan.
Mobil berjalan
mengitari luasnya lahan kelapa sawit, menjelajahi jalan yang berdebu ini, aku
terpaksa tidak tidur sehabis sahur ini karena kami akan ikut menyaksikan kerja
keras para karyawan CBI demi mencari uang. Seperti biasa rasa mual karena mabuk
darat menghampiriku karena aku memang tidak biasa naik modil dan menjaljahi
terjalnya kebun kelapa sawit ini.
Mobil pun tiba-tiba berhenti, kukira perhentian sudah
datang. Ternyata mobil kami tersesat. Memang , karena luasnya kebun kelapa
sawit ini, tidak jarang kami tersesat. Kemudian, mobil berhenti di dekat
gerombolan rumah para karyawan CBI. Dalam hatiku terasa ingin mengatakan
“sampai juga, alhamdulillah nggak mabuk euy”
Aku
menginjakkan kaki perlahan ke sebuah jalan setapak dan segara melihat
gerombolan karyawan apel pagi. Kami memang sengaja tidak menggangu karyawan
saat apel. Karena bila kami menggagu berarti kami melanggar etika sopan santun.
Setelah karyawan bubar kami baru bisa mewawancarai ketua dari afdeling delta
ini yaitu Pak Sebastian Bhoko dansalh satu atasan dari afdelin delta ini juga.
Kami banyak bertanya dengan atasan afdeling delta tersebut.
Setelah selesai kami bertanya, kami diajak untuk
langsung ke kebun menggunakan mobil. Terlintas di dalam pikiranku “mabuk lagi
am” tapi, bagaimana bisa ditolak, karena mungkin ini sekali dalam seumur
hidupku. Lalu aku pun naik ke mobil tersebut.
Perjalanan yang ini lebih berat dari yang tadi, karena
kami harus naik turun bukit yang makin membuat rasa mabukku makin parah. Tapi
memang pepatah “Habis Gelap Terbitlah
Terang” memang benar adanya.
Akhirnya kami sampai di kebun sawit yang kami tuju.
Kami turun
dari mobil dan melihat petani yang memanen sawit, mamag kalau dilihat
sepertinya mudah tapi memanen sawit adalah hal yang susah. Kami pernah mencoba
mencoba memanen sawit itu, alatnya sangat berat dan susah untuk diarahk ke
sawit yang benar. Jadi kami banyak menjatuhkan brondolan-brodolan yang
sebenarnya bila itu terjadi akan menurunkan harga sawit itu sendiri. Karena
akan menaikan kadar asam lemaknya.
Setelah kami belajar tentang sawit dan benih sawit kami
pulang ke institut dan sebelum kami pulang ke istitut kami diajak ke atas
bukit, memang waktu yang diperlukan ke
atas bukit agak lama. Tapi, nggak bakal menyesal melihat pemandangannya lo..
Dan kami bisa mendapatkan sinyal HP di atas bukit ini, biasa.. tuk update
status.
Kami hanya selama lima menit
berada di atas bukit karena kami harus kembali ke institut. Jadi kepuasaan mata
melihat hamparan pohon sawit hanya sebentar saja. Kami sekitar sepuluh menit
kemudian sampai di institut
ii.
Tour ke Pabrik
Kelapa Sawit Suayak
Setelah kami sampai kami harus
menunggu beberapa saat. Setelah para karyawan siap memandu kami, kami terjun
kelapangan untuk melihat proses pengolahan kelapa sawit dari Tandan Buah Segar
(TBS) sampai menjadi CPO (Crude Palm Oil) dan PKO (Palm Kernel Oil).
Kami memulai
dari stasiun penimbangan. Di stasiun penimbangan ini semua truk yang mengangkut
kelapa sawit ditimbang untuk mengetahui berat kelapa sawit tersebut. Setelah
selesai kelapa sawit itu dibawa ke loading ramp.
Di loding ramp TBS dikumpulkan
dan akan segera dibawa ke pabrik untuk diolah.
Setelah TBS dikumpulkan, TBS
tersebut di bawa ke mesin sterilizer untuk direbus. Setelah selesai maka biji
kelapa dipisah, dipress dan kemudian di tampung di tangki penampungan CPO dan
PKO. Di PKS Suayak kami juga mendapatkan informasi bahwa dalam TBS (Tandan Buah
Segar) akan menghasilkan :
1.
CPO sebanyak 25 %
2.
Fiber sebanyak 12,5 %
3.
Cangkang/shell sebanyak 6,5%
4.
Kernel sebanyak 4-5%
5.
Janjangan kosong sebanyak 20-22%
Kami juga mengetahui dari PKS
(Pabrik Kelapa Sawit) ini bahwa Citra Borneo Indah telah mengantongi sertifikat
:
1.
Sertifikat mutu oleh ISO 9001
2.
Sertifikat keamanan kesehatan oleh ISO 14001
3.
Sertifikat kenyamanan lingkungan oleh OSHAS 18001
Itulah sedikit informasi yang
kami dapatkan dari PKS Suayak. Sebenarnya masih banyak lagi informasi yang
ingin di sampaikan oleh karyawan PKS namun, sayangnya terbatas waktu dan kami
sewaktu memasuki areal pabrik tidak memakai alt pengaman seperti helm, sepatu
boat dll. Kemudian setelah selesai menjelajahi informasi di Pabrik Kelapa Sawit
Suayak kami akhirnya harus pulang ke institut dan kemas kemas untuk kembali ke
Pangkalan Bun.
Itulah
sedikit informasi selama saya mengikuti pelatihan blog sambil wisata agro di
CBI. Akhir kata saya memohon maf bila ada kesalahan atau menyinggung baik
secara personal ataupun umum. Dan satu kata lagi yng saya ingin ucapkan yaitu
DIRGAHAYU REPUBLIK INDONESIA yang ke 67.

Tidak ada komentar:
Posting Komentar